Trump: AS dan China Saling Memata-matai

Anton Suhartono
Donald Trump mengakui bahwa AS dan China saling memata-matai (Foto: AP)

Serangan tersebut menewaskan tiga tentara AS. Namun, sumber-sumber pejabat AS yang dikutip WSJ tidak mengungkap identitas perusahaan China yang memberikan gambar satelit tersebut.

Mereka juga tidak menuding adanya keterlibatan langsung pemerintah China dalam serangan Iran terhadap pangkalan AS di Yordania.

Trump sebelumnya telah menepis laporan bahwa China membantu Iran dalam serangan tersebut. Ketika ditanya apakah persoalan itu akan dibahas dalam pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping pekan depan, Trump tidak memberikan jawaban secara langsung.

Trump justru kembali menekankan bahwa hubungan pribadinya dengan Xi cukup baik.

"Menurut saya, sikapnya cukup baik, dan sikap kita juga cukup baik," kata Trump.

Trump dan Xi dijadwalkan bertemu di Washington pada 24 September. Namun, hingga kini pemerintah China belum secara resmi mengonfirmasi rencana pertemuan tersebut.

Sementara itu, konflik AS dan Iran yang berlangsung sejak 28 Februari 2026 telah menyebabkan jatuhnya korban di pihak militer AS. Setidaknya 18 personel militer AS tewas selama perang terbaru melawan Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Masih Loyo, Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Rp18.147 per Dolar AS

2 hari lalu

Kabur ke AS Setelah Kalah Pilpres, Flavio Bolsonaro Deklarasi Pemimpin Brasil yang Baru

2 hari lalu

Kalah dari Lula da Silva, Capres Brasil Flavio Bolsonaro Kabur ke AS untuk Hindari Kasus Korupsi?

3 hari lalu

Iran Peringatkan AS: Pusat Data hingga AI Akan Dihancurkan jika Perang Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal