Komentar Hamas
Basem Naim, pejabat senior Hamas, mengatakan pihaknya tidak mengetahui adanya diskusi mengenai rencana relokasi warga Palestina ke Libya. Sekalipun benar, Naim menegaskan warga Palestina tak akan mau dipindahkan dari Tanah Air mereka.
“Warga Palestina sangat mengakar di tanah air mereka, sangat berkomitmen pada tanah air, dan siap berjuang sampai akhir dan mengorbankan apa pun untuk mempertahankan tanah, tanah air, keluarga, dan masa depan anak-anak mereka,” kata Naim, kepada NBC News.
Dia menegaskan, warga Palestina adalah satu-satunya pihak yang memiliki hak untuk memutuskan tanah air mereka, termasuk Gaza, apa yang harus dan tidak boleh dilakukan.
Sejauh ini belum ada pernyataan dari pemerintah Israel, namun Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam beberapa kesempatan mendukung rencana Trump untuk merelokasi warga Gaza.
Kapan dan Bagaimana Relokasi Dilakukan?
Para sumber tersebut tak bisa menentukan, kapan atau bagaimana merelokasi 1 juta warga Gaza ke Libya dilaksanakan. Upaya semacam itu kemungkinan besar akan sangat mahal dan tidak jelas bagaimana pemerintahan Trump akan berupaya membiayainya.