Trump Bakal Relokasi 1 Juta Warga Gaza ke Libya?

Anton Suhartono
Pemerintahan Presiden AS Donald Trump dilaporkan akan merelokasi 1 juta warga Gaza ke Libya (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan sedang menyiapkan rencana untuk merelokasi 1 juta warga Gaza ke Libya. Mereka akan dipindahkan secara permanen, demikian keterangan lima sumber di AS yang mengetahui rencana tersebut, kepada NBC News.

Rencana tersebut masih dalam pertimbangan serius, termasuk membahasnya dengan para pemimpin Libya. Sebagai imbalan menerima warga Palestina, Linya akan mendapat pencairan dana miliaran dolar yang dibekukan AS lebih dari 10 tahun lalu.

Meski demikian belum ada hasil final dari rencana tersebut. Pemerintah AS dilaporkan juga telah mendiskusikan masalah ini dengan Israel.

Namun saat dikonfirmasi NBC kepada Dewan Keamanan Nasional dan Departemen Luar Negeri AS, seorang juru bicara menepis rencana tersebut.

"Situasi di lapangan tidak memungkinkan menerapkan rencana semacam itu. Rencana semacam itu tidak dibahas dan tidak masuk akal," kata juru bicara.

Komentar Hamas

Basem Naim, pejabat senior Hamas, mengatakan pihaknya tidak mengetahui adanya diskusi mengenai rencana relokasi warga Palestina ke Libya. Sekalipun benar, Naim menegaskan warga Palestina tak akan mau dipindahkan dari Tanah Air mereka.

“Warga Palestina sangat mengakar di tanah air mereka, sangat berkomitmen pada tanah air, dan siap berjuang sampai akhir dan mengorbankan apa pun untuk mempertahankan tanah, tanah air, keluarga, dan masa depan anak-anak mereka,” kata Naim, kepada NBC News. 

Dia menegaskan, warga Palestina adalah satu-satunya pihak yang memiliki hak untuk memutuskan tanah air mereka, termasuk Gaza, apa yang harus dan tidak boleh dilakukan.

Sejauh ini belum ada pernyataan dari pemerintah Israel, namun Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam beberapa kesempatan mendukung rencana Trump untuk merelokasi warga Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
12 menit lalu

Pengakuan WNI Diculik Israel: Tulang Rusuk Dipukuli Lalu Disetrum

Nasional
40 menit lalu

Menlu RI Kutuk Keras Israel Siksa 9 WNI: Tak Manusiawi, Langgar Hukum Internasional!

Internasional
1 jam lalu

Aktivis GSF Australia: Tentara Israel Perlakukan Kami Lebih Buruk daripada Hewan

Internasional
2 jam lalu

Aktivis GSF Kisahkan Kekejaman Tentara Israel, Dipukuli hingga Disetrum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal