Trump Bantah Amerika Perang Lawan Venezuela

Anton Suhartono
Donald Trump membantah anggapan Amerika Serikat sedang berperang melawan Venezuela (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membantah anggapan negaranya sedang berperang melawan Venezuela. Militer AS menggelar serangan besar-besaran ke Ibu Kota Karakas pada Sabtu pekan lalu. Menurut sumber perjabat Venezuela, serangan itu menewaskan sedikitnya 80 orang.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi NBC News, Trump berdalih operasi militer AS ke Venezuela merupakan penegakan hukum.

"Tidak, kita tidak (sedang berperang melawan Venezuela) ... Kita sedang berperang dengan orang-orang yang menjual narkoba," ujarnya, dikutip Selasa (6/1/2026).

Trump menegaskan, militer AS sedang menumpas para gembong narkoba di Venezuela.

"Kita berperang melawan orang-orang yang mengirim narapidana, para pecandu narkoba, dan pasien rumah sakit jiwa, ke negara kita," ujarnya.

Dia juga mengklaim hubungan AS dengan pemerintahan sementara Venezuela yang dipimpin Wakil Presiden Delcy Rodriguez berjalan sangat baik. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

AS Ngotot Undang Putin ke KTT G20 meski Ditolak Negara-Negara Eropa, Ini Alasannya

14 jam lalu

Ganas! Iran Hantam 26 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah dengan 115 Serangan

17 jam lalu

AS Undang Rusia ke KTT G20, Eropa Protes: Menormalisasi Perang Ukraina! 

19 jam lalu

Perang Iran Kuras Rudal AS, Pentagon Butuh Rp109 Triliun untuk Ganti Pesawat dan Drone

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal