Trump Bentuk Gugus Tugas AI Pasukan Super Intelligence

Anton Suhartono
Donald Trump membentuk gugus tugas baru disebut Pasukan Super Intelligence Force (SIF) (Foto: AP)

Trump menjelaskan cakupan luas SIF untuk memastikan bahwa AS terus memimpin dunia terkait penggunaan AI.

"Super Intelligence Force bertugas mengoordinasikan upaya pemerintah federal untuk memastikan bahwa Amerika terus memimpin dunia dalam Intelijen Super, yang menurut kebanyakan orang lebih besar daripada Revolusi Industri dan Internet, serta akan melindungi kepentingan, serta meningkatkan kehidupan, semua warga AS," tulisnya.

Trump menjelaskan SIF akan mengoordinasikan keterlibatan pemerintah dengan konsumen, kelompok-kelompok kepentingan publik, organisasi keagamaan, penyedia infrastruktur penting, dan perusahaan AI.

SIF akan dipimpin oleh tim beranggotakan empat orang yang berasal dari kalangan intelijen, pertahanan, regulasi, dan pemerintah federal. 

Direktur Intelijen Nasional Jay Clayton, Ketua Komisi Perdagangan Federal Andrew Ferguson, Kepala Teknologi dan Wakil Menteri Pertahanan untuk Penelitian dan Rekayasa Emil Michael, serta Direktur Kantor Manajemen Personel Scott Kupor akan bersama-sama memimpin lembaga tersebut.

Kelompok tersebut akan melapor langsung kepada Presiden AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Perang Lawan AS Bakal Panjang, Iran Siapkan Rudal Jarak Jauh

10 jam lalu

Alasan AS Pindahkan Semua Pesawat Pengebom dari Inggris, B-1 hingga B-52

11 jam lalu

Khawatir Serangan Iran, Seluruh Pesawat Pengebom AS Dipindah dari Pangkalan Inggris

13 jam lalu

Iran Tak Akan Buka Selat Hormuz sampai 7 Tuntutannya Dipenuhi AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal