Trump Desak Saudi Berdamai dengan Israel sebagai Imbalan Damaikan Gaza

Anton Suhartono
Gencatan senjata Israel-Hamas di Gaza memiliki konsekuensi politik jauh lebih besar (Foto: AP)

Hambatan Besar: Palestina Belum Merdeka

Namun Pangeran MBS kembali menegaskan sikap Saudi yang konsisten sejak 2002, yaitu normalisasi hubungan baru mungkin dilakukan jika negara Palestina merdeka diakui secara formal.

Sikap ini menjadi batu sandungan besar bagi Trump, terutama karena PM Israel Benjamin Netanyahu tetap menolak pengakuan Palestina dan tidak menunjukkan tanda-tanda berubah.

Diskusi intensif tetap berjalan, tetapi belum ada kepastian apakah akan tercapai terobosan selama kunjungan MBS ke AS pada 18 November mendatang.

Perjanjian Pertahanan Jadi Taruhan

Kunjungan MBS ke Washington sebenarnya bertujuan utama untuk merampungkan perjanjian pertahanan AS-Arab Saudi. Namun, Trump diperkirakan akan menjadikan isu normalisasi sebagai syarat politis tambahan, strategi yang menurut para analis bisa mempersulit negosiasi.

Bagi Saudi, perjanjian pertahanan dengan AS merupakan kepentingan strategis jangka panjang. Namun bagi MBS, menyerahkan normalisasi tanpa kemajuan nyata soal Palestina akan dianggap pengkhianatan di mata publik dan dunia Arab.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Panas! Kelompok Houthi Yaman Serang 3 Kota Arab Saudi

7 jam lalu

Nah, Menlu Israel Bantah Negaranya Akan Usir Seluruh Warga Gaza

8 jam lalu

Netanyahu Klaim Kepemimpinan Iran di Ambang Keruntuhan

8 jam lalu

Pakta Pertahanan Makkah Bikin Sejumlah Negara Resah, Erdogan: Mereka Diam-Diam Menentang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal