TEHERAN, iNews.id - Iran mengecam keras sanksi ekonomi besar-besaran Amerika Serikat (AS) terhadap negaranya. Presiden AS Donald Trump memberikan istilah "operasi ekonomi yang menghancurkan" terhadap Iran sebagai langkah terbaru untuk mengisolasi negara itu secara global.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan operasi ekonomi "Hari H Ekonomi" yang baru diumumkan Trump justru akan membawa "kekalahan lebih lanjut" terhadap AS. Sanksi tersebut juga hanya mempertebal kebencian warga Iran terhadap AS.
Menurut Araghchi, sanksi terhadap Iran hanya bentuk pengalihan dari krisis parah yang mendera AS, dampak dari kebijakan permusuhan Trump terhadap Iran.
“Yang disebut ‘Hari-H Ekonomi’ adalah pengalihan perhatian dari krisis Amerika sendiri, utang yang belum pernah terjadi sebelumnya dan biaya bunga yang melonjak,” kata Araghchi, di media sosial X.
Dia melanjutkan, pemberlakuan kebijakan yang gagal terhadap Iran hanya akan membawa malapetaka baru bagi AS.