Salah satu proyek yang menjadi perhatian berada di Jameson Land, Greenland bagian timur. Perusahaan yang terdaftar di Inggris, 80 Mile, memegang hak eksplorasi di kawasan tersebut. Sementara itu, Greenland Energy yang terdaftar di AS telah berupaya terlibat dengan menyediakan pendanaan untuk kegiatan pengeboran.
Laporan sebelumnya menyebutkan, usaha patungan terkait proyek tersebut berencana mengalokasikan sekitar 60 juta dolar AS untuk mengebor dua sumur eksplorasi.
Namun, rencana itu tetap harus melewati tahapan regulasi. Pemerintah Greenland menegaskan, proyek tersebut wajib menjalani penilaian dan memperoleh persetujuan lingkungan sesuai ketentuan yang berlaku sebelum pengeboran dapat dilanjutkan.
Pengumuman Trump pun menyoroti besarnya perhatian AS terhadap potensi energi dan mineral Greenland. Meski demikian, realisasi eksplorasi berskala besar masih bergantung pada kepastian proyek, pendanaan, kondisi lapangan, serta persetujuan pemerintah setempat.