Trump: Greenland Akan Hasilkan Minyak Lebih Besar Dibanding Wilayah Mana pun
Selain potensi minyak dan gas, pulau di Kutub Utara itu menyimpan deposit mineral penting untuk industri elektronik, teknologi energi terbarukan, kendaraan listrik, hingga peralatan militer.
Sebuah survei pada 2023 yang diungkap Reuters menyebutkan, sebanyak 25 dari 34 bahan baku penting yang ditetapkan Komisi Eropa terdapat di Greenland. Bahan baku tersebut mencakup unsur tanah jarang dan berbagai mineral strategis yang juga diburu negara-negara Barat untuk mengurangi ketergantungan pada China.
Meski demikian, besarnya potensi sumber daya alam tidak otomatis menjamin eksplorasi dan penambangannya menguntungkan secara komersial. Kondisi geografis Greenland yang ekstrem menjadi salah satu tantangan utama pengembangan industri ekstraktif di wilayah tersebut.
Proyek-proyek di kawasan Arktik harus menghadapi cuaca buruk, keterbatasan infrastruktur, mahalnya biaya transportasi, pembatasan lingkungan, serta proses perizinan yang panjang. Faktor-faktor itu dapat meningkatkan biaya operasional dan memperlambat pengembangan lapangan minyak maupun tambang mineral.
Greenland bahkan telah mengambil langkah membatasi eksplorasi minyak dan gas. Pada 2021, pemerintah wilayah otonomi Denmark itu memutuskan menghentikan penerbitan izin eksplorasi minyak dan gas baru dengan mempertimbangkan dampak lingkungan, perubahan iklim, serta keraguan terhadap kelayakan ekonomi eksplorasi tambahan.