Komando Pusat AS (Centcom) sebelumnya menyatakan, kedua pilot berhasil diselamatkan dalam waktu sekitar 2 jam setelah kejadian dan dalam kondisi stabil. Disebutkan, helikopter tersebut ditembak jatuh di dekat pantai Oman saat melakukan misi patroli.
"Upaya penyelamatan dipimpin oleh Komando Angkatan Laut Pusat AS dan Divisi Lintas Udara ke-82, dengan dukungan dari unit Angkatan Udara dan Angkatan Laut AS termasuk Gugus Tugas 59 Armada ke-5 AS," bunyi pernyataan.
Drone laut itu dioperasikan oleh Satuan Tugas 59, unit berbasis di Bahrain yang diluncurkan pada 2024. Tugas satuan ini fokus pada penempatan operasional sistem tanpa awak guna memperkuat keamanan maritim di seluruh Timur Tengah.
Beberapa menit sebelum pernyataan Trump, kepala juru runding Iran yang juga ketua parlemen, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengunggah pesan di media sosial yang isinya militernya menginginkan diplomasi tapi juga siap berperang.
"Kami lebih menyukai bahasa diplomasi, tapi kami berbicara bahasa lain jauh lebih fasih. Langgar komitmen Anda, dan kami akan beralih ke bahasa yang paling kami kuasai," ujarnya, menggunakan kalimat kiasan untuk berperang.