Trump Ingin Ngerem Perang Iran Jelang Pemilu Paruh Waktu AS

Anton Suhartono
Donald Trump mengisyaratkan ingin meredam eskalasi perang melawan Iran menjelang pemilu paruh waktu AS pada November mendatang (Foto: AP)

"Ini masalah besar. Mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir," ujarnya.

Dia juga memastikan seluruh tim negosiasi AS yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance siap memulai kembali pembicaraan dengan Iran kapan pun diperlukan.

Sikap hati-hati Trump dinilai berkaitan dengan pertimbangan politik domestik. Sejumlah ahli strategi Partai Republik sebelumnya mengingatkan bahwa perang yang tidak populer melawan Iran berpotensi mengurangi perolehan kursi partai tersebut di DPR maupun Senat dalam pemilu November mendatang.

Meski Trump tidak ikut dalam pemilu tersebut, hasil pemungutan suara akan sangat menentukan sisa masa pemerintahannya. Jika Partai Demokrat berhasil merebut salah satu atau bahkan kedua majelis Kongres, pemerintahan Trump diperkirakan akan menghadapi hambatan politik yang lebih besar dalam dua tahun terakhir masa jabatannya, bahkan membuka peluang munculnya kembali upaya pemakzulan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 jam lalu

Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!

22 jam lalu

Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!

24 jam lalu

Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!

1 hari lalu

Perang Makin Sengit! Iran Tak Segan-Segan Ledakkan Wilayahnya, Tak Rela Dikuasai AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal