Dia menambahkan, keseriusan Iran dinilai jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya. Namun, hal itu tidak berarti Washington menghentikan seluruh opsi yang dimiliki.
"Saya kira mereka jauh lebih serius daripada yang pernah kita lihat. Tapi itu tidak berarti kita berhenti sampai di sana. Kita lihat saja apa yang terjadi," katanya.
Saat ditanya apakah akan memerintahkan serangan besar-besaran terhadap Iran, Trump menjawab negaranya memiliki kemampuan untuk meningkatkan operasi militer kapan saja, namun belum mengambil keputusan tersebut.
"Kita bisa membawa hal itu ke tingkat yang jauh lebih tinggi jika mau, kita siap untuk melakukannya. Kita siap siaga dan siap untuk bertindak," tuturnya.
Trump menegaskan pemerintahannya memiliki dua pilihan dalam menghadapi Iran, yakni jalur diplomasi dan militer. Meski demikian, dia lebih mengutamakan penyelesaian melalui perundingan.