Trump Ingin Ngerem Perang Iran Jelang Pemilu Paruh Waktu AS

Anton Suhartono
Donald Trump mengisyaratkan ingin meredam eskalasi perang melawan Iran menjelang pemilu paruh waktu AS pada November mendatang (Foto: AP)

Dia menambahkan, keseriusan Iran dinilai jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya. Namun, hal itu tidak berarti Washington menghentikan seluruh opsi yang dimiliki.

"Saya kira mereka jauh lebih serius daripada yang pernah kita lihat. Tapi itu tidak berarti kita berhenti sampai di sana. Kita lihat saja apa yang terjadi," katanya.

Saat ditanya apakah akan memerintahkan serangan besar-besaran terhadap Iran, Trump menjawab negaranya memiliki kemampuan untuk meningkatkan operasi militer kapan saja, namun belum mengambil keputusan tersebut.

"Kita bisa membawa hal itu ke tingkat yang jauh lebih tinggi jika mau, kita siap untuk melakukannya. Kita siap siaga dan siap untuk bertindak," tuturnya.

Trump menegaskan pemerintahannya memiliki dua pilihan dalam menghadapi Iran, yakni jalur diplomasi dan militer. Meski demikian, dia lebih mengutamakan penyelesaian melalui perundingan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 jam lalu

Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!

22 jam lalu

Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!

24 jam lalu

Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!

1 hari lalu

Perang Makin Sengit! Iran Tak Segan-Segan Ledakkan Wilayahnya, Tak Rela Dikuasai AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal