WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ingin memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir. Hal itu yang menjadi fokus perundingan babak baru AS dan Iran yang dimulai sejak Jumat pekan lalu di Muscat, Oman.
Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan, Trump ingin Iran bisa meyakinkan negaranya tidak memiliki senjata nuklir.
"Presiden telah memberi tahu seluruh tim seniornya bahwa kita harus berusaha untuk mencapai kesepakatan yang memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir," kata Vance, kepada wartawan, seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (12/2/2026).
Jika kesepakatan itu tidak tercapai, lanjut Vance, AS memiliki opsi lain yang tampaknya merujuk pada serangan militer.
"Jadi saya kira Presiden akan terus mempertahankan opsi-opsinya," tuturnya.
Trump pada Selasa lalu mengatakan sedang mempertimbangkan kemungkinan mengerahkan gugus tempur kapal induk kedua untuk memperkuat USS Abraham Lincoln yang tiba di Timur Tentah sejak bulan lalu.
Vance menegaskan AS saat ini fokus pada masalah senjata nuklir, bukan penggulingan rezim di Iran.