Gencatan senjata AS-Iran pertama kali berlaku pada 7 April waktu AS atau 8 April waktu Iran.
Sementara itu para pemimpin negara G7 menyambut baik tercapainya kesepakatan tersebut sebagaimana disampaikan dalam pertemuan yang digelar di Kota Evian-les-Bains, Prancis.
Mereka juga mendesak gencatan senjata segera di Lebanon, sesuai dengan isi MoU yang menyerukan penghentian permusuhan antara Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon.
Pertempuran di Lebanon telah mereda namun tidak berhenti sepenuhnya sejak dicapainya kesepakatan gencatan senjata pada April. Sementara itu Israel menegaskan bukan bagian dari kesepakatan gencatan senjata AS-Iran, sehingga mereka tidak akan menghentikan serangan ke Lebanon.
Media pemerintah Lebanon melaporkan, Israel melancarkan serangan udara serta menembakkan artileri ke beberapa kota di Lebanon Selatan sepanjang Rabu (17/6/2026).
Sumber pejabat keamanan Lebanon mengatakan, kelompok Hizbullah juga melancarkan dua serangan drone terhadap pasukan Israel.
Di Kota Nabatieh, di bawah kastil abad pertengahan yang direbut oleh pasukan Zionis, bangunan-bangunan telah hancur menjadi reruntuhan yang menyerupai Jalur Gaza.