Trump Kecam Netanyahu: Dia Seharusnya Berterima Kasih!

Anton Suhartono
Donald Trump mengecam Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait serangan militer Israel ke Lebanon saat gencatan senjata (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengecam Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu terkait serangan militer Israel ke Lebanon yang terjadi saat gencatan senjata masih berlangsung. Trump menegaskan Netanyahu seharusnya berterima kasih kepada AS atas upayanya mencapai kesepakatan damai dengan Iran.

“Dia (Netanyahu) orang yang sangat sulit,” kata Trump dalam wawancara dengan surat kabar The New York Times (NYT), dikutip Selasa (16/6/2026).

“Jujur saja, dia seharusnya sangat berterima kasih kepada kita karena melakukan ini," ujarnya, menegaskan.

Trump bahkan mengatakan, jika Iran memiliki senjata nuklir, Israel tidak akan bertahan selama 24 jam.

Dia menyampaikan pernyataan tersebut setelah Israel membombardir Ibu Kota Beirut, Lebanon, pada Minggu pagi. Serangan itu menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 15 lainnya meski gencatan senjata masih berlaku.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir

57 tahun lalu

Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario

57 tahun lalu

Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas

57 tahun lalu

Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal