Trump Kecam Netanyahu: Dia Seharusnya Berterima Kasih!

Anton Suhartono
Donald Trump mengecam Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait serangan militer Israel ke Lebanon saat gencatan senjata (Foto: AP)

Menurut Trump, serangan Israel ke Lebanon seharusnya tidak terjadi karena berpotensi mengganggu proses perdamaian yang sedang dibangun antara AS dan Iran. Dia juga mengungkapkan kesepakatan damai awal dengan Iran berhasil dicapai meski Netanyahu keberatan.

Kesepakatan damai tersebut akan dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang dijadwalkan ditandatangani pada 19 Juni 2026 di Jenewa, Swiss. Namun, beberapa isu krusial, termasuk program nuklir Iran, belum dimasukkan dalam MoU dan akan dibahas dalam negosiasi lanjutan.

Dalam wawancara yang sama, Trump kembali mengancam akan menyerang Iran jika Teheran menolak mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya. AS dan Iran dijadwalkan melanjutkan perundingan mengenai program rudal dan nuklir selama 60 hari setelah penandatanganan MoU.

Trump menegaskan, jika Iran tidak bersedia mencapai kesepakatan nuklir dengan AS, dia tidak akan ragu memerintahkan dimulainya kembali operasi militer terhadap negara tersebut.

Selain itu, Trump menyebut AS sebagai "penjaga Timur Tengah" dan mengatakan Washington berhak memperoleh imbalan berupa 20 persen dari pendapatan kawasan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
22 jam lalu

Gawat! Iran Peringatkan Perang Lawan AS Bisa Meluas ke Samudera Hindia

1 hari lalu

Donald Trump Resmi Ganti Istilah AI Jadi Super Intelligence

1 hari lalu

Balas Trump, Presiden Meksiko: Susah Bertetangga dengan Negara yang Pengguna Narkobanya Banyak

1 hari lalu

Presiden Iran Pidato Kecam Trump di Sidang Umum PBB, Delegasi AS dan Israel Walk out 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal