Trump: Kita Kasih Iran Kesempatan Terakhir sebelum Dipenggal

Anton Suhartono
Donald Trump memberi kesempatan terakhir kepada Iran untuk menyepakati perundingan, sebelum menghadapi konsekuensi sangat berat (Foto: AP)

Perundingan terbaru disebut berfokus pada pembukaan kembali Selat Hormuz secara penuh. Trump optimistis jalur pelayaran strategis tersebut bisa kembali dibuka mulai hari ini, sementara pembahasan mengenai perlucutan program nuklir Iran diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama.

Konflik antara AS dan Iran kini tidak lagi hanya berkaitan dengan program nuklir, tetapi juga menyangkut pengaturan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz. Iran bersikeras tetap mengendalikan jalur strategis yang menjadi urat nadi pasokan energi dunia itu, sedangkan AS menginginkan statusnya dikembalikan seperti sebelum perang yang pecah pada 28 Februari.

Sejak konflik berlangsung, Iran membatasi lalu lintas kapal dagang di Selat Hormuz dengan menerapkan rute-rute khusus. Teheran juga memperingatkan bahwa setiap kapal yang melintasi jalur yang dibuat oleh AS akan menjadi sasaran tembak.

Di tengah ketegangan tersebut, Badan Keamanan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan sebuah kapal kargo dihantam rudal di Selat Hormuz, lepas pantai Oman, pada Selasa pagi. Kapal yang identitasnya tidak diungkap itu melaporkan terkena serangan, namun belum ada rincian mengenai tingkat kerusakan maupun korban.

Sementara itu, Juru Bicara Kemlu Iran Esmail Baghaei tetap membantah adanya perundingan dengan Washington. Menurut dia, pembicaraan yang sedang dilakukan Iran hanya berlangsung dengan Oman untuk mengamankan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

PBB Ungkap Serangan Tanpa Pandang Bulu AS ke Sekolah di Iran, Bakal Tuntut Pertanggungjawaban

1 hari lalu

Tim Pencari Fakta PBB: AS Mungkin Lakukan Kejahatan Perang di Iran

1 hari lalu

Kaget! Kanselir Jerman Bilang Era Persahabatan Eropa-AS sejak Perang Dunia II Telah Berakhir

1 hari lalu

Sedang Perang, AS Tetap Izinkan Presiden Iran Hadiri Sidang Umum PBB di New York

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal