Trump Ingin Hentikan Program Nuklir Iran
Selain persoalan Selat Hormuz, Trump menegaskan bahwa tujuan utama operasi militer AS adalah mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.
Dia menilai serangan sebelumnya, termasuk yang melibatkan pesawat pengebom siluman B-2, belum cukup untuk menjamin program nuklir Iran benar-benar berhenti.
"Saya harus membuatnya permanen. Itulah satu-satunya alasan saya melakukannya," kata Trump.
Trump juga tidak memberikan kepastian mengenai waktu pelaksanaan serangan baru terhadap Iran. Saat ditanya seberapa jauh dia mempertimbangkan operasi militer tersebut, dia menjawab, "Apa Anda benar-benar berpikir saya akan memberi tahu Anda jika saya melakukannya?"
Perang AS-Israel melawan Iran telah berlangsung sejak 28 Februari 2026. Meski beberapa kali muncul upaya gencatan senjata, konflik belum berakhir dan persoalan nuklir serta kendali Selat Hormuz masih menjadi hambatan utama.
Klaim Trump mengenai peningkatan pengiriman minyak belum disertai data terperinci. Sementara itu, ancaman serangan baru AS dan aksi Iran terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz menambah ketidakpastian terhadap keamanan pelayaran dan prospek berakhirnya perang.