Trump Klaim Lalu Lintas Selat Hormuz Meningkat Dibandingkan Sebelum Perang

Anton Suhartono
Donald Trump mengeklaim pengiriman minyak melalui Selat Hormuz meningkat dibandingkan sebelum perang melawan Iran dimulai (Foto: AP)

Trump Ingin Hentikan Program Nuklir Iran

Selain persoalan Selat Hormuz, Trump menegaskan bahwa tujuan utama operasi militer AS adalah mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.

Dia menilai serangan sebelumnya, termasuk yang melibatkan pesawat pengebom siluman B-2, belum cukup untuk menjamin program nuklir Iran benar-benar berhenti.

"Saya harus membuatnya permanen. Itulah satu-satunya alasan saya melakukannya," kata Trump.

Trump juga tidak memberikan kepastian mengenai waktu pelaksanaan serangan baru terhadap Iran. Saat ditanya seberapa jauh dia mempertimbangkan operasi militer tersebut, dia menjawab, "Apa Anda benar-benar berpikir saya akan memberi tahu Anda jika saya melakukannya?"

Perang AS-Israel melawan Iran telah berlangsung sejak 28 Februari 2026. Meski beberapa kali muncul upaya gencatan senjata, konflik belum berakhir dan persoalan nuklir serta kendali Selat Hormuz masih menjadi hambatan utama.

Klaim Trump mengenai peningkatan pengiriman minyak belum disertai data terperinci. Sementara itu, ancaman serangan baru AS dan aksi Iran terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz menambah ketidakpastian terhadap keamanan pelayaran dan prospek berakhirnya perang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Iran: Timur Tengah Tak Akan Kembali Normal seperti Sebelum Perang

1 hari lalu

Trump Nyoblos Pemilu AS Lebih Dulu, Singgung Kecurangan

1 hari lalu

Blak-blakan! Trump Belum Puas dengan Serangan ke Iran Sebelumnya

1 hari lalu

Trump Ancam Serang Iran Hari Ini, kecuali...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal