Trump sebelumnya mengumumkan pembatalan rencana serangan besar-besaran terbaru terhadap Iran. Operasi tersebut juga disebut akan melibatkan Israel, seperti yang terjadi pada akhir Februari lalu.
Menurut Trump, keputusan membatalkan serangan diambil setelah melakukan pembicaraan dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Iran.
"Kami diminta oleh tiga kelompok utama. Kami juga diminta dengan sangat kuat oleh Iran. Mereka bilang ingin membuat kesepakatan," ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu.
Dia menambahkan, negara-negara tetangga Iran juga mendesak Washington menahan diri sehingga serangan akhirnya dibatalkan.
"Itu akan menjadi serangan besar-besaran. Mereka meminta kami untuk tidak melakukannya. Mereka bilang, 'Tolong jangan lakukan itu'," katanya.