Trump Marahi Netanyahu setelah Israel Ngebom Gereja Katolik Gaza

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu akhirnya tunduk atas tekanan Presiden AS Donald Trump hingga meminta maaf atas pengeboman gereja di Gaza (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu akhirnya tunduk atas tekanan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Netanyahu mengeluarkan pernyataan resmi berbahasa Inggris, Jumat (18/7/2025), mengungkapkan penyesalan mendalam atas pengeboman Gereja Keluarga Kudus yang dilakukan militernya di Kota Gaza sehari sebelumnya.

Pernyataan itu disampaikan Netanyahu setelah melakukan percakapan telepon dengan Trump. Dalam pembicaraan itu, Trump menyampaikan ketidakpuasannya atas serangan tersebut seraya mendesak Netanyahu untuk mengklarifikasi bahwa itu adalah kesalahan Israel.

Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Trump menuntut penjelasan resmi dari Israel dalam percakapan telepon tersebut.

Serangan udara Israel menghantam kompleks Gereja Keluarga Kudus di Kota Gaza menewaskan tiga orang dan melukai sembilan lainnya, termasuk pastor paroki Gabriel Romanelli.

Patriarkat Latin Yerusalem mengonfirmasi korban jiwa dan mengutuk serangan tersebut dalam sebuah pernyataan publik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Konflik dengan AS Memanas, Iran Tegaskan Pegang Kendali Penuh Selat Hormuz

57 tahun lalu

Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk Negara Eropa yang Pajaki Raksasa Teknologi AS

57 tahun lalu

Viral Ari Lasso dan Dearly Djoshua Ingin Nikah di Israel, Tahun Ini?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal