Trump Minta Netanyahu Diampuni dari Tuduhan Korupsi, Ini Jawaban Presiden Israel

Anton Suhartono
Isaac Herzog menegaskan pengampunan hanya bisa diberikan setelah proses hukum Benjamin Netanyahu inkrah (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memicu kontroversi setelah mengirim surat kepada mitranya dari Israel, Isaac Herzog, berisi permintaan agar Perdana Menteri Benjamin Netanyahu diampuni dari semua tuduhan korupsi. 

Surat tersebut, dirilis ke media pada Rabu (12/11/2025), memperlihatkan betapa dalamnya keterlibatan Trump dalam urusan politik domestik Israel.

Dalam surat itu, Trump menyebut tuduhan korupsi terhadap Netanyahu bermotif politik dan tidak berdasar. Dia bahkan menyebut Netanyahu sebagai “pemimpin tangguh di masa perang” yang layak mendapatkan pengampunan penuh.

“Dengan ini saya meminta Anda untuk sepenuhnya mengampuni Benjamin Netanyahu, yang telah menjadi Perdana Menteri yang tangguh dan tegas di masa perang, dan sekarang memimpin Israel menuju masa damai,” tulis Trump dalam suratnya, seperti dikutip dari Al Jazeera, Kamis (13/11/2025).

Respons Presiden Herzog

Kantor Kepresidenan Israel segera menanggapi isi surat Trump dengan pernyataan resmi yang menekankan pentingnya prosedur hukum.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

AS Berlakukan Perang Ekonomi, Iran: Deklarasi Kekalahan!

18 jam lalu

Tak Mau Tunduk dari Tekanan, PM Kanada Balas Tarif 50% AS: Ini soal Kedaulatan

20 jam lalu

Wow, Trump Sulap Jalanan di Sekitar Gedung Putih Jadi Sirkuit Balap 250 Grand Prix

22 jam lalu

Menkeu AS: Perang Lawan Iran Memasuki Fase Terakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal