Trump Mungkin Salahkan Netanyahu jika Perang Lawan Iran Berlanjut, Ganggu Ekonomi Global

Anton Suhartono
Donald Trump kemungkinan akan menyalahkan Benjamin Netanyahu jika perang melawan Iran terus berlanjut (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kemungkinan akan menyalahkan Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu jika perang melawan Iran terus berlanjut dan memicu gangguan ekonomi global. Kekhawatiran itu muncul seiring keyakinan pemerintah Israel bahwa Trump tidak ingin kembali terlibat dalam operasi militer besar terhadap Teheran.

Laporan Al Monitor, mengutip pejabat Israel, menyebutkan Trump melihat konflik berkepanjangan dengan Iran berisiko menimbulkan dampak politik besar serta mengguncang perekonomian dunia. Sumber itu juga mengungkap intensitas komunikasi antara Trump dan Netanyahu mulai berkurang dalam beberapa waktu terakhir.

“Trump mungkin akan menyalahkan Netanyahu atas konflik berkepanjangan dengan Iran,” demikian isi laporan, dikutip Kamis (7/5/2026).

Meski demikian, militer Israel tetap menyiapkan berbagai skenario lanjutan, termasuk kemungkinan melanjutkan perang melawan Iran tanpa keterlibatan langsung AS. Netanyahu bahkan disebut menggelar rapat kabinet setiap malam guna membahas langkah berikutnya menghadapi situasi tersebut.

Sementara itu ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan, ancaman serangan lanjutan dari AS masih mungkin terjadi. Namun dia yakin musuh-musuh Iran tampaknya lebih memilih tekanan ekonomi melalui sanksi dan blokade maritim dibandingkan operasi militer langsung.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
22 jam lalu

Teluk Persia Panas! Militer AS Serang 3 Kapal Tanker Iran

19 jam lalu

Ini Skenario Israel Usir Jutaan Warga Gaza dalam 7 Tahun

1 hari lalu

AS Setujui Penjualan Bom dan Peralatan Militer Senilai Rp88 Triliun ke Arab Saudi

1 hari lalu

Trump: Perang Iran hanya Masalah Kecil!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal