Trump Murka Dituduh Beri Bantuan untuk Iran, Bawa-Bawa Barack Obama

Anton Suhartono
Donald Trump kembali membantah tuduhan akan memberikan bantuan kepada Iran terkait program nuklirnya (Foto: AP)

JCPOA atau Rencana Aksi Komprehensif Bersama merupakan perjanjian untuk mengendalikan program nuklir Iran yakni untuk kepentingan energi saja dengan tingkat pengayaan uranium sekitar 3,67 persen. Sebagai imbalannya, sanksi yang diberlakukan oleh banyak negara terhadap Iran dicabut. 

Namun Trump, saat menjabat presiden AS periode pertama (2018), menarik negaranya keluar dari perjanjian tersebut dan kembali menjatuhkan sanksi.

Sebagai respons, Iran meningkatkan pengayaan uranium di atas batas kesepakatan JCPOA. Meski demikian para pejabatnya berulang kali menegaskan Iran tak berniat membuat senjata. 

Namun AS dan Israel menuduh Iran sedang mempersiapkan senjata nuklir. Puncaknya, Israel menyerang Iran pada 13 Juni lalu. Kemudian AS ikut serta pada 22 Juni dengan menyerang tiga fasilitas nuklir Iran. Ironisnya, AS ikutan menyerang di saat sedang melakukan perundingan nuklir dengan Iran. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Trump: Perang Iran hanya Masalah Kecil!

14 jam lalu

Sempat Heboh Dievakuasi di Turki, Trump Bakal Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah Qatar Lagi

15 jam lalu

Beda dengan Wapres AS, Trump Sebut Konflik Melawan Iran sebagai Perang

16 jam lalu

Trump Sebut AS Segera Serang Gunung Pickaxe, Fasilitas Nuklir Tersembuyi Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal