Trump Resmi Hanya Akui 2 Jenis Kelamin Laki-Laki dan Perempuan, Nasib Tentara Transgender?

Anton Suhartono
Donald Trump membatalkan hampir 80 instruksi presiden yang dikeluarkan pendahulunya, Joe Biden (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan hampir 80 instruksi presiden yang dikeluarkan pendahulunya, Joe Biden. Salah satunya adalah terkait perlindungan terhadap transgender.

Dalam pidato pertama usai dilantik sebagai presiden ke-47 AS pada Senin (20/1/2025), Trump menegaskan hanya mengakui dua jenis kelamin, yakni laki-laki dan perempuan.

"Pemerintahan sebelumnya telah menanamkan praktik-praktik sangat tidak populer, inflasif, ilegal, dan radikal di setiap lembaga dan kantor Pemerintah Federal," kata Trump, seraya mencabut puluhan perintah Biden sebelumnya, termasuk perlindungan transgender.

Kebijakan Trump ini akan berdampak ke semua lini, termasuk militer. Setiap personel militer AS harus berstatus laki-laki atau perempuan.

Jumlah personel militer transgender AS yang bertugas sekitar 9.000 hingga 14.000 orang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Trump Pertimbangkan Serang Fasilitas Nuklir Iran, Gunakan "Ibu dari Segala Bom"?

14 jam lalu

Trump Tegaskan Tak Perlu Senjata Nuklir Hantam Iran

1 hari lalu

Baru 5 Hari Menjabat, Jubir Baru Trump Dipecat

2 hari lalu

Trump Tegaskan AS Mungkin Serang Gunung Pickaxe, Fasilitas Nuklir Rahasia Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal