Trump: Saya Jadi Target Penyelidikan Pilpres AS 2020

Anton Suhartono
Donald Trump menyebut dirinya menjadi target penyelidikan federal terkait kisruh Pilpres AS 2020 (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Donald Trump mengungkap informasi terbaru soal kasus hukum yang bakal dihadapinya. Presiden ke-45 Amerika Serikat (AS) itu menerima surat dari Penasihat Khusus Jack Smith, menjadi target penyelidikan juri terkait kisruh Pilpres AS 2020.

Trump berupaya membatalkan hasil pilpres saat itu yang dinilainya penuh kecurangan. Pilpres AS 2020 dimenangkan oleh Joe Biden dari Partai Demokrat.

"(Smith) Mengirim surat (sekali lagi, ini adalah Minggu malam!) yang menyatakan saya adalah target penyelidikan dewan juri 6 Januari," kata Trump, dalam posting-an di patform media sosial, Social Truth.

Tanggal 6 Januari merujuk pada kerusuhan di Gedung Capitol, Washington DC, pada 2021. Saat itu para pendukung Trump menggeruduk gedung Kongres tersebut untuk membatalkan sidang pengesahan kemenangan Biden dalam pilpres. 

Surat terbaru itu kemungkinan berisi tuntutan pidana federal yang bakal dihadapi Trump karena tetap ingin berkuasa meski kalah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MUI: Kesepakatan Damai AS-Iran Bisa Jadi Jalan Hentikan Kejahatan Israel di Palestina

57 tahun lalu

DPR Dorong Pemerintah Evaluasi Harga BBM Nonsubsidi usai Minyak Dunia Anjlok

57 tahun lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.725 per Dolar AS

57 tahun lalu

Trump Bantah Akan Bayar Ganti Rugi Perang ke Iran: Hoaks!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal