Trump Sebut Perjanjian Damai dengan Taliban Sudah Dekat

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

"Itu belum tentu akan dicapai, tapi kita akan lihat dalam 2 pekan ke depan," tuturnya.

Sebelumnya Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengumumkan usulan gencatan senjata sebagian dengan Taliban setelah pertemuan NATO di Brussels, Belgia, atau sehari setelah Presiden Afghanistan Ashraf Ghani melaporkan kemajuan penting dalam negosiasi dengan para tentara pelajar itu.

Esper tidak mengatakan kapan gencatan senjata sebagian akan dimulai, namun seorang pejabat Taliban menyebut kelompoknya akan mengurangi serangan mulai Jumat.

"Kami mengatakan bahwa solusi terbaik di Afghanistan selama ini, jika bukan satu-satunya, adalah kesepakatan politik. Kemajuan telah dicapai sejauh ini dan kami akan menyampaikan lebih banyak laporan lagi segera, saya harap," kata Esper.

Lebih lanjut dia mengatakan kesepakatan damai dengan Taliban hanya bisa dicapai jika eslakasi kekerasan menurun. Dia menyambut baik berkurangnya kekerasan selama 7 hari terakhir dan akan terus memantau perkembangannya.

"Pandangan kami bahwa 7 hari untuk saat ini sudah cukup, tapi pendekatan kami dalam proses ini akan bergantung pada kondisi, dalam semua hal. Saya tegaskan lagi, berdasarkan kondisi," kata Esper.

Jika kesepakatan damai dengan Taliban dicapai, maka seluruh pasukan AS di Afghanistan akan ditarik, menandai berakhirnya operasi di negara itu sejak serangan 11 September.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Intelijen Turki Endus Upaya Licik Israel Gagalkan Negosiasi Damai AS-Iran

Internasional
21 jam lalu

Iran Siap Perang Darat Lawan AS: Kami Akan Sambut Mereka!

Internasional
1 hari lalu

Iran Ditipu Fasilitas Energi Nuklirnya Diserang: AS-Israel Akan Bayar dengan Harga Mahal!

Buletin
2 hari lalu

Pesawat Militer AS Mobilisasi Pasukan Terjun Payung ke Timur Tengah, Sinyal Serangan Darat ke Iran Menguat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal