WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkap perundingan lanjutan dengan Iran akan dimulai Senin (3/8/2026). Dia optimistis akan mencapai kesepakatan mengenai pengaturan lalu lintas Selat Hormuz dan program nuklir dengan Iran.
Trump sebelumnya mengumumkan pembatalan serangan besar-besaran terbaru terhadap Iran. Serangan tersebut juga direncanakan melibatkan Israel sebagaimana terjadi pada akhir Februari lalu.
Trump mengatakan, hasil percakapan dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Iran mendorongnya untuk membatalkan serangan besar-besaran tersebut yang sedianya berlangsung akhir pekan kemarin.
"Kami diminta oleh tiga kelompok utama. Kami juga diminta dengan sangat kuat oleh Iran. Mereka bilang ingin membuat kesepakatan," ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu.
Dia menambahkan, AS membatalkan serangan setelah negara-negara tetangga Iran juga mendesaknya untuk menahan diri.