Trump Sebut Presiden Israel Herzog Seharusnya Dipermalukan, Kenapa?

Anton Suhartono
Donald Trump menyerang Presiden Israel Isaac Herzog dengan menyebut seharusnya dia dipermalukan (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerang mitranya dari Israel, Isaac Herzog, karena tidak mau mengampuni Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dari tuduhan korupsi. Dia mengatakan, Herzog seharusnya malu pada diri sendiri.

Pada November 2025, Trump mengirim surat kepada Herzog, memintanya untuk memberikan pengampunan kepada Netanyahu di tengah persidangannya kasus korupsi yang telah berlangsung sejak 2019.

"Anda punya seorang presiden yang menolak untuk memberi pengampunan kepadanya (Netanyahu). Saya kira orang itu (Herzog) seharusnya malu pada diri sendiri, pengampunan atas persidangan yang sedang berlangsung ini, kekuasaan utama yang dimilikinya merupakan kekuasaan untuk memberi pengampunan," kata Trump, di Gedung Putih, seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (13/2/2026).

Trump melanjutkan, Herzog beberapa kali mengatakan akan mengampuni Netanyahu, namun sejauh ini belum menunjukkan komitmennya.

"Dia tidak ingin melakukannya karena saya kira dia akan kehilangan jabatan. Saya kira rakyat Israel seharusnya benar-benar mempermalukannya," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Iran Sebut Israel Berusaha Gagalkan Negosiasi Nuklir dengan AS

Nasional
10 jam lalu

Kejagung Kaji Laporan Koalisi Sipil terkait Kejahatan Genosida Israel di Gaza

Nasional
7 jam lalu

Israel dan RI Ada di Board of Peace, Kemlu: Bukan Normalisasi Hubungan

Nasional
19 jam lalu

Israel Gabung Board of Peace, Ini Reaksi Pemerintah Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal