Trump Sebut Zelensky Dapat Uang dari AS seperti Mengambil Permen dari Bayi

Anton Suhartono
Perseturuan antara Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tampaknya belum berakhir (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Perseturuan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tampaknya belum berakhir. Trump dalam komentar terbarunya menyebut Zelensky mendapat bantuan AS seperti mengambil permen dari bayi, saat pemerintahan Presiden Joe Biden.

"Dia mengambil uang negara ini, di bawah Biden, seperti permen dari bayi, sangat mudah," kata Trump, dalam wawancara dengan Fox News.

Trump lalu mengulangi pernyataan seperti disampaikannya kepada Zelensky dalam percekcokan di Ruang Oval, Gedung Putih, 2 pekan silam. Dia mengatakan Ukraina tidak berterima kasih dengan apa yang didapat dari AS.

"Saya rasa dia tidak berterima kasih. Kami memberinya 350 miliar (dolar) dan dia berbicara tentang fakta bahwa mereka telah berjuang dan memiliki keberanian ini," kata Trump.

Trump menegaskan lagi, pemerintahannyalah yang memberi Ukraina senjata anti-tank Javelin. 

Dia juga mengklaim, perang Ukraina tidak akan terjadi jika dia terpilih menjadi presiden dalam Pilpres AS 2020. Rusia mulai menginvasi Ukraina pada Februari 2022.

Lebih lanjut Trump menyinggung uang 350 miliar dolar AS yang dikeluarkan untuk Ukraina, tak sebanding dengan apa yang diberikan negara-negara Eropa. Padahal negara-negara Eropa lebih terancam daripada AS yang letaknya jauh dari jangkauan serangan Rusia.

"Kami tidak dalam bahaya, merekalah (Eropa) yang dalam bahaya ... Jadi mereka membayar semua uang ini untuk Rusia, sementara kami memberikan 350 miliar dolar,” tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
52 menit lalu

Pakistan, Turki Berusaha Cegah Perang Lanjutan Iran Vs Israel-AS: Pintu Belum Tertutup!

Internasional
2 jam lalu

Nah! Kapal Induk AS Terpaksa Berlayar Memutar Jauh Lewat Afsel Hindari Bentrok dengan Iran

Buletin
2 jam lalu

AS Siapkan Serangan Besar ke Iran, Blokade Selat Hormuz Picu Krisis Global

Internasional
3 jam lalu

Terungkap, Pakistan Kerja Keras Pertemukan AS-Iran Lagi Sebelum Gencatan Senjata Berakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal