WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung karena menolak permintaannya untuk membantu AS dalam operasi militer melawan Iran.
Trump mengaku sempat bertanya kepada Lee apakah Korsel bersedia bergabung dengan AS untuk melucuti senjata nuklir Iran. Namun, jawaban Lee yang menolak permintaan tersebut membuat Trump kecewa.
Trump kemudian mempertanyakan komitmen Korsel sebagai sekutu AS. Dia bahkan mempertanyakan alasan Washington harus terus mengeluarkan miliaran dolar untuk mempertahankan negara tersebut dari ancaman Korea Utara (Korut).
"Apa maksudnya ini? Kita menempatkan 39.000 pasukan di sana untuk melindungi Anda dari Kim Jong Un, tetangga sebelah Anda, tapi Anda tidak mau membantu kami dalam operasi militer yang sangat mudah di Iran? Itu aneh," kata Trump, belum lama ini.
Trump juga mempertanyakan besarnya biaya yang dikeluarkan AS untuk mempertahankan kehadiran militernya di Korsel.