Trump 'Serang' Iran dengan Jatuhkan Sanki Baru

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

AS, Jerman, Inggris, Prancis, Rusia, China, dan Uni Eropa menandatangani perjanjian dengan Iran pada 2015 yang meringankan sanksi internasional dengan imbalan Iran membatasi program nuklirnya.

Satu tahun yang lalu, Trump menarik diri dari perjanjian itu, menyebut kesepakatan itu terburuk dalam sejarah. Dia mengatakan perjanjian itu seharusnya juga mengekang program rudal balistik Iran dan apa yang dianggap sebagai kegiatan jahat Iran di wilayah tersebut.

Negara-negara lain tetap berada dalam kesepakatan nuklir -yang secara teknis dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA)- dan berusaha memberi Iran insentif ekonomi yang cukup untuk menjaga perjanjian itu tetap bertahan.

Awal pekan ini, AS mengumumkan penyebaran kapal induk dan pengebom B-52 ke Timur Tengah untuk melawan apa mereka sebut ancaman Iran terhadap pasukan AS di kawasan itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Perang Terus Memanas! AS-Israel Bombardir Fasilitas Nuklir Natanz Milik Iran

Internasional
16 jam lalu

Juru Bicara Garda Revolusi Iran Ali Mohammad Naini Tewas Diserang AS-Israel usai Tampil di TV

Internasional
20 jam lalu

Perang 20 Hari, Israel Bakar Uang Rp5,4 Triliun per Hari Lawan Iran

Internasional
1 hari lalu

Iran Ingatkan Israel! Pembalasan Bakal Makin Brutal jika Fasilitas Energinya Diserang Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal