Pejabat itu mengonfirmasi Netanyahu memang tidak dimintai pendapat terkait komposisi anggota dewan karena dinilai tidak memiliki wewenang dalam keputusan tersebut.
“Ini adalah pertunjukan kami, bukan pertunjukan dia (Netanyahu). Kami berhasil melakukan banyak hal di Gaza dalam beberapa bulan terakhir yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan, dan kami akan terus bergerak maju,” ujarnya.
Kantor Perdana Menteri Israel sebelumnya menyampaikan keberatan. Dalam pernyataannya pada Sabtu, Israel menilai pembentukan Dewan Perdamaian Gaza, yang juga dikenal sebagai Komite Koordinasi Nasional untuk Tata Kelola Jalur Gaza, tidak dikoordinasikan dengan pemerintah Israel dan bertentangan dengan kebijakan mereka.
Adapun Trump telah mengumumkan susunan Dewan Perdamaian Gaza yang beranggotakan sejumlah tokoh penting, yakni Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, utusan khusus Trump Steve Witkoff, menantu Trump Jared Kushner, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Presiden Bank Dunia Ajay Banga, serta Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Robert Gabriel.