Trump Teken Rancangan Anggaran Federal, Shut Down Pemerintah AS Resmi Berakhir

Anton Suhartono
Donald Trump menandatangani rancangan anggaran federal, menandai berakhirnya shut down pemerintah AS yang berlangsung 43 hari (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Rabu (12/11/2025) malam waktu setempat, menandatangani rancangan anggaran federal. Ini menandai berakhirnya penutupan pemerintah atau shut down yang telah berlangsung 43 hari, rekor terpanjang dalam sejarah negara itu.

Rancangan anggaran pemerintah federal itu diteken Trump, 2 jam setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS mengesahkannya melalui pemungutan suara.

“Dengan tanda tangan saya, pemerintah federal sekarang akan kembali beroperasi normal, dan pemerintahan saya serta mitra kami di Kongres akan melanjutkan upaya untuk menurunkan biaya hidup, memulihkan keamanan publik, menumbuhkan ekonomi kita, dan menjadikan Amerika yang terjangkau kembali bagi seluruh warga,” kata Trump, seperti dikutip dari Al Jazeera, Kamis (13/11/2025).

Dalam pemungutan suara di DPR pada Rabu malam, rancangan yang diajukan Partai Republik tersebut mendapat dukungan dari 222 anggota, termasuk enam anggota Partai Demokrat.  Sementara 209 anggota menentangnya, termasuk dua anggota Partai Republik.

Pada Senin malam, Senat AS lebih dulu menyetujui rancangan anggaran tersebut dengan 60 suara yang mendukung, melawan 40 yang menentang. Senat membutuhkan sedikitnya 60 suara untuk meloloskan rancangan anggaran tersebut.

Rancangan anggaran yang diteken Trump akan mendanai pemerintah AS hingga 30 Januari 2026 serta membayar gaji ratusan ribu pegawai negeri sipil (PNS) federal.

Semua layanan pemerintah, kecuali bidang penting, berhenti beroperasi selama 43  hari shut down. Ini merupakan rekor shut down terpanjang setelah 35 hari yang juga terjadi di pemerintahan Trump yakni di periode pertama.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Tak Terima Dikritik soal Iran, Trump Serang Balik Jerman: Tak Heran Ekonominya Sulit

Internasional
9 jam lalu

Ketika Raja Charles Sindir Trump: Tanpa Inggris, Orang Amerika akan Berbahasa Prancis

Internasional
11 jam lalu

Trump Tak Tertarik Lanjutkan Perang Lawan Iran, Pilih Blokade Pelabuhan

Internasional
12 jam lalu

Dikritik Kanselir Jerman soal Perang Iran, Ini Komentar Pedas Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal