Trump: Tentara AS Harus Anggap Batu yang Dilempar Imigran Senjata Api

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

Mulai saat ini, Trump menegaskan AS akan menghentikan kebijakan mengizinkan orang untuk mengklaim suaka politik di perbatasan kecuali mereka telah terlebih dahulu melewati pos perbatasan resmi.

Mereka yang ditangkap di perbatasan akan ditahan di tenda-tenda atau fasilitas lain sampai dapat dideportasi atau permintaan mereka disetujui.

"Ini benar-benar legal. Tidak, kami menghentikan orang-orang di perbatasan. Ini adalah invasi, dan tidak ada yang mempertanyakan itu," sebut Trump.

Dia menjanjikan sebuah perintah eksekutif pada pekan depan yang akan melarang para imigran mengklaim suaka jika mereka melintasi perbatasan secara ilegal. Dia juga akan mendirikan tenda-tenda besar yang akan menahan siapa pun yang datang ke perbatasan.

"Kami akan melakukan perintah eksekutif pada pekan depan," katanya.

Trump mengaku bukan anti-imigran, namun ingin imigrasi sepenuhnya dikendalikan.

"Massa imigrasi yang tidak terkontrol sangat tidak adil bagi banyak imigran yang taat hukum yang sudah tinggal di sini yang mengikuti aturan dan menunggu giliran mereka," katanya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
18 jam lalu

AS Cabut Status Terorisme, Presiden Suriah: Lembaran Baru Dibuka, Noda Hitam Dihapus

18 jam lalu

Akhirnya, AS Cabut Status Suriah sebagai Negara Sponsor Terorisme

24 jam lalu

AS Berlakukan Perang Ekonomi, Iran: Deklarasi Kekalahan!

2 hari lalu

Tak Mau Tunduk dari Tekanan, PM Kanada Balas Tarif 50% AS: Ini soal Kedaulatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal