Trump Ubah Selat Hormuz Gunakan Namanya setelah Tolak Proposal Iran

Anton Suhartono
Trump mengunggah gambar di akun Truth Social peta Selat Hormuz diubah namanya menjadi Selat Trump (Foto: AP)

Araghchi menegaskan, keputusan selanjutnya berada di tangan Washington. Dia juga mengatakan Iran tidak akan menerima tekanan dalam bentuk pemaksaan, ancaman, maupun intimidasi.

“Pilihan sekarang ada di tangan AS. Iran tidak menerima pemaksaan, ancaman, atau intimidasi, dan tidak akan menyerahkan hak kedaulatan di bawah tekanan," ujarnya.

Beberapa jam setelah pernyataan Araghchi, The Wall Street Journal (WSJ) melaporkan Trump menolak proposal Iran tersebut.

Sejumlah pejabat AS mengatakan kepada WSJ bahwa Trump skeptis Iran akan memenuhi tuntutan yang diajukannya. Mereka juga menyebut masih ada kemungkinan AS melancarkan serangan lebih lanjut terhadap Iran.

Selat Hormuz menjadi salah satu titik paling strategis dalam konflik karena merupakan jalur pelayaran. penting bagi pasokan energi global. Setiap gangguan terhadap lalu lintas kapal di kawasan tersebut berpotensi berdampak pada perdagangan energi internasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Terungkap! Rudal Iran Hantam Kapal Perang AS di Selat Hormuz, 8 Marinir Luka termasuk Perwira

11 jam lalu

Trump Melunak! AS Siap Ringankan Sanksi Iran, asal...

1 hari lalu

Trump Disebut Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping, China Mau Beli?

1 hari lalu

2 Panda Raksasa Tiba di Atlanta usai Pertemuan Trump-Xi Jinping

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal