Tunjukkan Video Penembakan Masjid Selandia Baru, Erdogan Dikecam

Nathania Riris Michico
Presiden Turki Erdogan dikritik karena mempertonton rekaman serangan di masjid Selandia Baru untuk kepentingan politiknya. (FOTO: KANTOR PRESIDEN TURKI/GETTY IMAGES)

ANKARA, iNews.id - Sehari setelah penembakan di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, yang menyebabkan 50 orang meninggal dunia, Presiden TurkiRecep Tayyip Erdogan mempertontonkan rekaman video aksi itu dalam kampanye untuk memacu dukungan dari kalangan konservatif.

Rekaman video dan juga ringkasan, yang disebut berasal dari manifesto tersangka pelaku serangan, diputar lewat layar besar di Istanbul pada Sabtu (16/03). Namun aksi Presiden Erdogan itu sontak mendapat kecaman luas.

Kecaman utama muncul dari kubu oposisi di Turki, Partai Rakyat Republik dan pemimpin Partai Kebahagiaan Mutlak, Temel Karamollaoglu.

Kubu oposisi menyatakan Erdogan menggunakan rekaman video itu untuk menambah angka dukungan menjelang pemilihan daerah sebelum akhir bulan ini.

Adapun Menteri Luar Negeri Selandia Baru, Winston Peters, mengatakan sudah menghubungi mitra kerjanya dari Turki untuk menyampaikan keprihatinan atas penggunaan rekaman penembakan para jamaah Salat Jumat di dua masjid Christchurch pada Jumat (15/03).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki

57 tahun lalu

Kaca di Gedung BGN Pecah, Polisi Pastikan Bukan karena Ditembak

57 tahun lalu

Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?

57 tahun lalu

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua Tengah, DPR: Usut Tuntas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal