Tuntutan Baru Demonstran Nepal: Hukum Perdana Menteri Oli hingga Amandemen Konstitusi

Anton Suhartono
Kelompok-kelompok pemuda Nepal mengajukan tuntutan baru terkait Demo Gen Z yang pecah sejak Senin lalu (Foto: AP)

KATHMANDU, iNews.id - Perwakilan kelompok-kelompok muda Nepal menggelar pertemuan maraton dengan Presiden Ram Chandra Paudel serta angkatan bersenjata selama 6 jam, Rabu (10/9/2025) malam. Mereka mengajukan tuntutan baru terkait Demo Gen Z yang pecah sejak Senin lalu.

Dalam tuntutan itu, seperti dikutip dari NDTV, mereka mendesak penangkapan disertai proses hukum segera terhadap Perdana Menteri KP Sharma Oli yang telah mengundurkan diri. Oli mengundurkan diri pada Selasa lalu setelah demonstasi berubah menjadi kerusuhan hingga membakar kediamannya di Kathmandu.

Para perwakilan kelompok pemuda juga mendesak menteri dalam negeri serta semua pihak yang terlibat dalam pembunuhan massal para demonstran mundur dan dimintai pertanggungjawabannya.

Massa juga mendesak amandemen konstitusi yang bisa mencegah perdana menteri berkuasa lebih dari dua periode.

Tuntutan lain pemecatan segera pejabat yang ditunjuk karena alasan politik serta praktik nepotisme di badan-badan konstitusi seperti CIAA serta peradilan. Disebutkan, jabatan pemerintahan seharusnya diberikan berdasarkan prinsip meritokrasi, bukan hubungan politik dan kekeluargaan.

Kelompok-kelompok tersebut sebelumnya menunjuk mantan Ketua Mahkamah Agung Sushila Karki menjadi perwakilan mereka untuk bernegosiasi dengan militer guna membentuk pemerintahan sementara. Para demonstran mencapai keputusan tersebut setelah pertemuan maraton.

Susila Karki merupakan Ketua Mahkamah Agung perempuan pertama di Nepal yang dikenal karena sikapnya yang tanpa toleransi terhadap korupsi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Health
5 hari lalu

Gen Z Makin Melek Kesehatan, Ini Buktinya!

Internasional
5 hari lalu

Nepal Bakal Dipimpin Perdana Menteri Mantan Rapper, Usia Masih 35 Tahun

Gadget
11 hari lalu

Platform Online Bisa Jadi Medium Aksi Nyata Jaga Lingkungan, Ini Buktinya!

Internasional
19 hari lalu

Bus Penuh Penumpang Terjun ke Sungai di Nepal, 19 Orang Tewas termasuk Warga Asing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal