Turki Bisa Lanjutkan Pembicaraan Damai dengan Yunani tapi Ada Syaratnya

Arif Budiwinarto
Kapal eksplorasi milik Turki, Oruc Reis, di perairan Mediterania yang disengketakan dengan Turki. (foto: ist)

ISTANBUL, iNews.id - Pemerintah Turki menyatakan pembicaraan damai mengenai klaim di Laut Mediterania dengan Yunani bisa berlanjut. Namun, syaratnya pemimpin Uni Eropa (EU) tidak mengeluarkan ancaman sanksi pada Ankara.

Perseteruan Turki-Yunani di Laut Mediterania yang kaya sumber daya alam gas memasuki babak baru setelah kapal eksplorasi Turki, Oruc Reis, meninggalkan wilayah yang tengah disengketakan.

Turki menyebut kembalinya kapal itu ke Pelabuhan Antalya sebagai pemeliharaan rutin namun kemudian mengatakan hal itu membuka peluang bagi diplomasi untuk mengurangi ketegangan dengan Yunani.

Juru Bicara Kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin mengatakan Ankara membuka kemungkinan duduk bersama Yunani membahas solusi ketegangan di Laut Mediterania. Namun, sebelum langkah itu dilakukan Turki ingin memastikan bahwa Uni Eropa tidak ikut campur.

"Pada titik ini, iklim menjadi lebih cocok untuk memulai negosiasi. Pembicaraan eksplorasi mungkin dimulai lagi," kata Kalin dikutip dari Reuters, Senin (21/9/2020).

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
5 hari lalu

Erdogan Masih Bisa Maju Pilpres Turki Lagi pada 2028

6 hari lalu

Duh! Pilot-Kopilot Mabuk, Pesawat Jet Pribadi Tergelincir hingga Terbakar

8 hari lalu

Istanbul Jadi Inspirasi Baru Modest Fashion, dari Ornamen Ottoman hingga Arsitektur Kota

13 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Mulai Bergerak, 3 Negara Bahas Intelijen hingga Industri Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal