Turki dan Jerman Berseteru Sengit gara-gara Doner Kebab

Ahmad Islamy Jamil
Pemain sepak bola Jerman, Lukas Podolski, berpose saat menghadiri pembukaan toko kebab Mangal Doener miliknya di Cologne, Jerman, 6 Januari 2018. (Foto: EPA)

BERLIN, iNews.id – Turki dan Jerman kini terlibat perdebatan sengit gara-gara doner kebab. Berlin memprotes permohonan Ankara untuk mendapatkan status perlindungan terhadap penganan ikonik tersebut.

Doner kebab dalam bentuk yang sederhana dibuat dengan irisan daging tipis yang dimasak di atas panggangan vertikal. Kudapan itu berasal dari Turki. Akan tetapi, camilan itu juga disukai di Jerman sejak diperkenalkan ke negeri panser oleh para imigran Turki.

Pada April lalu, Federasi Doner Internasional (Udofed), yang berpusat di Turki, mengajukan permohonan kepada Komisi Eropa untuk memberikan status Jaminan Khas Tradisional (TSG) kepada doner kebab. Organisasi itu menghendaki para pengusaha makanan sejenis agar mematuhi daftar kriteria yang ketat terkait definisi doner kebab, mulai dari daging dan rempah-rempah yang tepat hingga ketebalan pisau yang digunakan untuk mengiris daging.

Jika permohonan tersebut dikabulkan, bisnis-bisnis kebab di Uni Eropa bakal dilarang menggunakan nama doner kebab kecuali jika memenuhi kriteria yang telah diajukan Udofed. Dengan begitu, makanan itu akan mendapatkan status perlindungan yang sama seperti mozzarella bufala dari Italia ataupun ham serrano dari Spanyol.

Dalam permohonannya, Udofed memuji asal-usul doner kebab pada zaman Kesultanan Utsmaniyah (Ottoman). Untuk menegaskan klaim sejarah itu, mereka mengutip sebuahresep yang ditemukan dalam manuskrip yang berasal dari tahun 1546.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ini Hasil Pertemuan 3 Negara Pakta Pertahanan Makkah dengan Iran

3 hari lalu

Aliansi Pakta Pertahanan Makkah Dekati Iran, Bahas Keamanan Timur Tengah

5 hari lalu

Bangunan Bekas Markas Adolf Hitler Terbakar, Polisi Jerman Tangkap 1 Orang

10 hari lalu

Bukan Cuma Kebab, Turki Punya Tradisi Sarapan dengan Beragam Hidangan di Meja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal