Turki dan Jerman Berseteru Sengit gara-gara Doner Kebab

Ahmad Islamy Jamil
Pemain sepak bola Jerman, Lukas Podolski, berpose saat menghadiri pembukaan toko kebab Mangal Doener miliknya di Cologne, Jerman, 6 Januari 2018. (Foto: EPA)

“Di sini berbeda. Resep tradisional dibuat dengan daging sapi muda,” kata pria yang bekerja di sebuah restoran Turki di Distrik Kreuzberg, Berlin, kepada AFP.

Di Jerman, doner kebab juga dibuat dari daging kalkun—yang juga tidak akan diizinkan menurut definisi baru Udofed. “Orang-orang makan doner di seluruh dunia. Turki tidak bisa begitu saja mendikte orang lain apa yang harus mereka lakukan,” kata koki berusia 50 tahun itu.

“Pelanggan saya tidak akan mau makan domba, karena rasanya sangat khas,” kata Arif Keles (39) pemilik kios doner, yang pelanggannya juga termasuk tim sepak bola nasional Jerman.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tabrakkan Mobil ke Parade LGBT di Berlin Jerman, Pelaku Ditembak Mati

20 hari lalu

Jerman Terpanggang, Gelombang Panas Tewaskan 5.120 Orang

20 hari lalu

Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki

26 hari lalu

Menlu Turki: Israel Biang Masalah Global!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal