Turki dan Rusia Disebut-sebut Berselisih soal Pengawasan Gencatan Senjata di Karabakh

Ahmad Islamy Jamil
Pasukan Azerbaijan berjaga di depan sebuah gereja di Nagorno-Karabakh. (Foto: AFP)

“Rusia menilai tidak perlu bagi Turki untuk mendirikan pos pengamatan secara independen dari pusat (penjaga perdamaian) gabungan. Namun, bagi Turki, (pos independen) ini penting,” ujarnya.

Sumber itu menuturkan, pembicaraan akan berlanjut di Moskow. Turki berharap dapat mencapai titik temu dengan Rusia pada akhirnya.

Belum ada komentar langsung terkait masalah ini dari Rusia, Armenia, ataupun Azerbaijan.

Turki selalu mendukung Azerbaijan, yang memiliki ikatan etnik dan budaya yang erat dengan negara itu. Ikatan itu semakin terjalin sejak dimulainya konflik Nagorno-Karabakh sejak hampir 30 tahun yang lampau.

Sementara, Prancis juga berniat ikut campur dalam urusan di Karabakh. Negara pimpinan Emmanuel Macron itu pada pekan lalu menyatakan, mereka menginginkan “pengawasan internasional” (selain Turki dan Rusia) untuk melaksanakan gencatan senjata di wilayah itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
11 jam lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

20 jam lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

22 jam lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

1 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal