Turki Kecewa Negara Mayoritas Muslim Kosovo Dirikan Kantor Misi untuk Israel di Yerusalem

Anton Suhartono
Turki kecewa Kosovo dirikan kantor misi untuk Israel di Yerusalem (Foto: AFP)

ANKARA, iNews.id - Turki mengungkapkan kekecewaan atas keputusan Kosovo mendirikan kantor misi untuk Israel di Yerusalem. Pendirian kantor misi tersebut merupakan bentuk pengakuan negara berpenduduk mayoritas muslim itu bahwa Yerusalem ibu kota Israel.

Turki termasuk negara pertama yang mendukung kemerdekaan Kosovo dari Serbia pada 2008.

"Pemikiran para pejabat Kosovo untuk mengambil keputusan yang jelas melanggar hukum internasional itu mengecewakan," demikian keterangan Kementerian Luar Negeri Turki, Minggu (6/9/2020), seperti dikutip dari AFP.

Kemlu Turki mendesak kepemimpinan Kosovo menghindari langkah-langkah yang bisa membahayakan status hukum Yerusalem.

Status Yerusalem masih diperebutkan sesuai hukum internasional. Keputusan mengenai pembagian wilayah Yerusalem harus sesuai perundingan damai Israel dan Palestina, bukan diakui secara sepihak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Hadapi Ujian Pertama, Houthi Jadi Target Perdana

3 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah: Turki-Pakistan Segera Kirim Pasukan ke Saudi Lawan Houthi

3 hari lalu

Baru Dibentuk, Pakta Pertahanan Makkah Sepakat Lindungi Arab Saudi dari Serangan Houthi

3 hari lalu

Pejabat Israel Sebut Iran Mungkin Serang Negaranya untuk Ganggu Pemilu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal