Turki Panggil 10 Dubes Asing Sekaligus untuk Protes, Ada Apa? 

Anton Suhartono
Turki memanggil 10 dubes asing sekaligus untuk menyampaikan protes soal desakan pembebasan filantropis Osman Kavala (Foto: Reuters)

"Duta besar memberikan rekomendasi dan saran kepada pengadilan terkait kasus yang sedang berlangsung, ini tidak bisa diterima. Rekomendasi dan saran Anda membayangi pemahaman mengenai hukum dan demokrasi," kata Soylu.

Menteri Kehakiman Abdulhamit Gul ikut berkomentar, para diplomat harus menghormati hukum. Disebutkan pula, para duta besar tidak boleh memberikan saran kepada pengadilan.

Kavala mendekam di penjara 4 tahun meskipun belum dinyatakan bersalah. Dia sempat dibebaskan pada 2020 atas tuduhan terlibat dalam demonstrasi nasional pada 2013, namun putusan bebas itu dibatalkan tahun ini. Bukan hanya itu, dia kembali dijerat tuduhan baru yakni terlibat dalam kudeta 2016. Sidang kasus Kavala akan digelar pada 26 November.

Kelompok-kelompok HAM menggambarkan persidangan terhadap Kavala sebagai bentuk tindakan keras atas perbedaan pendapat di bawah kepemimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS

57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal