Turki Peringatkan AS, Iran Bisa Lebih Nekat jika Diserang Kembali

Anton Suhartono
Hakan Fidan memperingatkan Amerika Serikat bahwa serangan militer terhadap Iran berpotensi memicu langkah yang lebih nekat dari Teheran (Foto: AP)

ANKARA, iNews.id - Pemerintah Turki memperingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa serangan militer lanjutan terhadap Iran justru berpotensi memicu langkah yang lebih nekat dari Teheran. 

Menteri Luar Negeri Turki (Menlu) Hakan Fidan menegaskan, Iran juga bisa bereaksi dengan langkah-langkah yang sulit diprediksi jika kembali diserang, alih-alih tunduk pada tekanan militer. Oleh karena itu, Turki menolak pendekatan kekerasan sebagai solusi krisis Iran-AS.

Pernyataan itu disampaikan saat Iran dan AS bersiap melanjutkan putaran negosiasi nuklir berikutnya, menyusul pertemuan kedua negara di Oman pada Jumat pekan lalu.

"Rezim yang ada mungkin memilih untuk mengambil keputusan jauh lebih radikal atau mungkin berusaha untuk memperbaiki situasi. Negara itu bisa berubah," tuturnya, kepada CNN Turki, dikutip Kamis (12/2/2026).

Dia menambahkan, serangan mungkin hanya melemahkan pemerintahan Iran, tidak menghancurkan rezim. Dampak dari melemahnya pemerintahan, layanan terhadap rakyat menjadi berkurang.

Menurut Fidan,  rezim Iran tak akan mudah digulinglan, bahkan perlawanan akan semakin nekat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Trump Ingin Pastikan Iran Tak Punya Senjata Nuklir

Nasional
14 jam lalu

Prabowo bakal Hadiri Rapat Perdana Dewan Perdamaian Bentukan Trump di AS 

Internasional
18 jam lalu

Trump Bakal Kirim Kapal Induk Lagi ke Timur Tengah: 1 Lagi Mungkin Menyusul!

Internasional
22 jam lalu

Iran Mulai Operasikan Rudal Balistik Khorramshahr-4, Peringatan untuk AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal