ISTANBUL, iNews.id - Turki menghentikan seluruh kerja sama perdagangan dengan Israel. Ini berlaku sampai tercapainya gencatan senjata permanen di Jalur Gaza, Palestina. Serangan brutal Israel ke Gaza sejak 7 Oktober menewaskan hampir 34.600 orang.
Menteri Perdagangan Turki Omer Bolat mengatakan, penghentian kerja sama ini juga akan dilanjutkan sampai Israel menjamin masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza tanpa hambatan.
Menurut Bolat, Turki terpaksa menghentikan kerja sama dengan negara Yahudi itu karena Israel tak mau kompromi dan membiarkan kondisi di Gaza terus memburuk.
Turki merupakan mitra dagang pertama Israel yang menghentikan ekspor dan impor sejak perang di Gaza pada 7 Oktober 2023.
Keputusan Turki itu dikecam Israel. Menteri Luar Negeri Isral, Israel Katz, menuduh Turki telah melanggar perjanjian. Dia juga menyebut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang menyetujui penghentian kerja sama berperilaku sebagai diktator.