Turki Tak Akan Batalkan Pembelian Rudal S-400 Rusia, tapi Ingin Negosiasi dengan AS

Anton Suhartono
Rudal S-400 (Foto: AFP)

"Kami menginginkan penyelesaian melalui dialog. Jika AS menginginkan solusi, dapat dicapai  dengan bekerja saja di tingkat teknis," ujarnya, melanjutkan.

Sanksi ini dijatuhkan saat hubungan kedua negara mengalami tantangan rumit. Pergantian kekuasaan di AS mungkin akan mengubah peta kebijakan.

Presiden Donald Trump relatif lebih dekat dengan mitranya, Recep Tayyip Erdogan, sedangkan Joe Biden di masa lalu kerap mengkritik kebijakan Ankara.

Turki terpaksa membeli rudal S-400 karena tidak bisa mendapatkan senjata sistem pertahanan udara sejenis dari para sekutunya di NATO terkait persyaratan yang berat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Badan Intelijen Israel Evakuasi Anak Netanyahu dari AS, Takut Dibunuh Iran

4 jam lalu

Terungkap! Intelijen AS Sudah Peringatkan Trump Sebelum Serang Iran, Bunuh Khamenei Berbahaya

5 jam lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Gudang Amunisi Ukraina, 37 Orang Tewas

13 jam lalu

Kiev Membara! Serangan Rusia ke Ukraina Tewaskan 37 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal