Turki Undang Presiden Palestina Pidato di Parlemen, Pemimpin Hamas Juga Akan Hadir

Anton Suhartono
Turki mengundang Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk berpidato di parlemen (Foto: EPA-EFE)

ISTANBUL, iNews.id - Turki mengundang Presiden PalestinaMahmoud Abbas untuk berpidato di parlemen. Bukan hanya itu, parlemen juga mengundang Kepala Biro Politik HamasIsmail Haniya, meski tak menyampaikan pidato.

Media Turki pekan lalu melaporkan, Abbas sebenarnya diundang untuk berpidato di parlemen Turki bersamaan dengan pidato Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Kongres AS pada 24 Juli lalu. Namun Abbas membatalkan hadir tanpa alasan jelas.

Kemudian pada Sabtu lalu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuntut permintaan maaf dari Abbas atas penolakannya. Erdogan bahkan menyebut Abbas tak bisa mewakili Palestina dengan sikapnya seperti itu. 

Media kemudian melaporkan, Abbas menolak pidato di parlemen Turki karena alasan kesehatan. Duta Besar Palestina untuk Turki Faed Mustafa pada Minggu lalu memastikan Abbas akan menerima undangan tersebut, namun belum menentukan tanggalnya.

Surat kabar Turki Yeni Safak melaporkan, jika Abbas jadi berpidato di parlemen, yang juga dihadiri Haniya, hal itu bisa menjadi dasar bagi langkah diplomatik untuk menyatukan bangsa Palestina. 

Yeni Safak, mengutip sumber yang mengetahui perkembangan informasi ini, melaporkan Haniya akan menghadiri pidato itu.

Hamas dan Fatah, faksi Palestina yang dipimpin Abbas, pekan lalu sepakat melakukan rekonsiliasi mengakhiri perseturuan yang sudah berlangsung puluhan tahun. Rekonsiliasi yang juga diikuti faksi-faksi Palestina lainnya itu berlangsung ditengahi China.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Mohamed Salah Bakal Dapat Kewarganegaraan Turki dan Penghargaan Negara, Efek Transfer ke Trabzonspor 

2 hari lalu

Tolak Konser Andrea Bocelli, Massa Pendukung Palestina Demo di Patung Kuda Jakpus

2 hari lalu

Peneliti Ungkap Dampak jika Oposisi Pimpin Israel, dari Gaza hingga Tepi Barat

3 hari lalu

Warga Palestina Tak Berharap Banyak dari Pemilu Israel, Perdamaian Masih Jauh?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal