Turki Usul Israel Diusir dari PBB

Anton Suhartono
Ketua parlemen Turki Numan Kurtulmus menyerukan agar keanggotaan Israel di organisasi internasional, termasuk PBB, ditangguhkan (Foto: Anadolu)

Parlemen Turki juga mendesak aksi global melawan Israel serta pengakuan yang lebih luas atas negara Palestina

“Kami mendesak agar keanggotaan Israel di PBB dan badan internasional lainnya ditangguhkan hingga Israel menghentikan kebijakan genosidanya,” demikian bunyi resolusi parlemen Turki, seraya menyerukan semua parlemen memutus hubungan militer dan perdagangan dengan Israel serta berupaya mencabut embargo yang diberlakukan terhadap Palestina.

Resolusi tersebut juga menyerukan kelanjutan solusi dua negara.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Hakan Fidan dalam kesempatan yang sama menuduh Israel melakukan genosida di Gaza selama 2 tahun terakhir.  Dia menyebut kekejaman Israel di Gaza telah menorehkan salah satu babak paling kelam dalam sejarah manusia.

Sebagai bentuk protes nyata, Turki telah memutus semua hubungan perdagangan dengan Israel, menutup wilayah udara bagi pesawat Israel, serta melarang kapal Israel berlabuh di pelabuhan-pelabuhan Turki. 

Ankara juga menolak keras setiap rencana pengusiran warga Palestina dari Gaza yang disebutnya ilegal.

Fidan menekankan, perjuangan rakyat Palestina akan menjadi simbol global bagi bangsa-bangsa tertindas. 

“Perlawanan Palestina akan mengubah arah sejarah serta mengguncang fondasi tatanan dunia yang sedang runtuh,” katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Organisasi Kerja Sama Islam Tolak Pengakuan Kemerdekaan Somaliland oleh Israel

Internasional
6 jam lalu

Mesir: Netanyahu Berusaha Halangi Gencatan Senjata Gaza Tahap II

Internasional
10 jam lalu

Gawat! Israel Dilaporkan Akan Serang Gaza Lagi

Internasional
3 hari lalu

Somalia Ungkap 3 Motif Berbahaya Israel Akui Kemerdekaan Somaliland, Singgung Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal