Twitter dan Facebook Hapus Video Penembakan Shinzo Abe 

Anton Suhartono
Tetsuya Yamagami dibekuk petugas keamanan usai beraksi (Foto: Yomiuri Shimbun via AP)

“Kami sangat berduka dan terkejut atas meninggalnya mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Kami tidak akan serta tidak akan memberikan toleransi perilaku kekerasan apa pun di platform ini. Untuk menjaga platform menjadi tempat yang aman untuk terkoneksi, kami berupaya menghapus konten yang melanggar terkait insiden tersebut," bunyi pernyataan Meta, seperti dilaporkan kembali Associated Press.

YouTube menyatakan, sistem sejauh ini menonjolkan video terkait serangan dari sumber resmi, seperti kantor berita. Platform berbagi video milik Google itu menegaskan akan menghapus konten apa pun yang melanggar aturan, termasuk mengandung kekerasan.

Hal serupa disampaikan TikTok yang menyatakan masih berupaya mengidentifikasi konten, akun, dan tagar terkait dengan insiden tersebut. Perusahaan tak segan-segan menghapus konten dan akun yang melanggar aturannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Upload 15 Reels per Bulan di Facebook Bakal Digaji Rp50 Juta? Ini Faktanya!

Internet
2 hari lalu

Facebook Siap Bayar Rp50 Juta per Bulan untuk Kreator Konten, Ini Tugasnya!

Internasional
2 hari lalu

Trump Sindir PM Jepang soal Serangan ke Pearl Harbor saat Singgung Perang Iran

Nasional
6 hari lalu

RI-Jepang Sepakati Kerja Sama Ketahanan Energi Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal