Twitter dan Facebook Hapus Video Penembakan Shinzo Abe 

Anton Suhartono
Tetsuya Yamagami dibekuk petugas keamanan usai beraksi (Foto: Yomiuri Shimbun via AP)

LONDON, iNews.id - Beberapa platform media sosial seperti Twitter dan Facebook menghapus video penembakan mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Perusahaan beralasan video-video itu dihapus karena melanggar aturan mengenai konten berbahaya.

Salah satu video menunjukkan seorang pria bersenjata, belakangan diketahui sebagai Tetsuya Yamagami, membawa senjata laras ganda usai beraksi. Beberapa video lainnya mengungkap suara dua letusan senjata serta suasana di lokasi sebelum dan sesudah penembakan.

Twitter, dalam pernyataannya, menjelaskan timnya berupaya untuk menangani konten berbahaya terkait penembakan tersebut dengan secara proaktif menghapus materi yang melanggar aturan. Konten berbahaya yang dimaksud mencakup tayangan yang berisi kekerasan.

Lebih lanjut Twitter meminta kepada para pengguna untuk melaporkan setiap materi sensitif terkait pembunuhan Abe sehingga bisa mengambil tindakan segera. 

Hal serupa dilakukan Meta, induk perusahaan Facebook, Instagram, dan WhatsApp, yang telah menghapus video penyerangan. Perusahaan juga menonaktifkan akun Facebook dan Instagram Tetsuya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Upload 15 Reels per Bulan di Facebook Bakal Digaji Rp50 Juta? Ini Faktanya!

Internet
2 hari lalu

Facebook Siap Bayar Rp50 Juta per Bulan untuk Kreator Konten, Ini Tugasnya!

Internasional
2 hari lalu

Trump Sindir PM Jepang soal Serangan ke Pearl Harbor saat Singgung Perang Iran

Nasional
6 hari lalu

RI-Jepang Sepakati Kerja Sama Ketahanan Energi Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal